You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Lapak PKL Liar Diatas Trotoar di Jalan Jaksa Tugas Satpol PP Jakpus
photo Suriaman Panjaitan - Beritajakarta.id

Trotoar Jl Jaksa Belum Bebas PKL

Belasan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) liar masih berdiri di atas trotoar di Jl Jaksa, Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat. Alhasil, sejumlah pejalan kaki yang melintas mengeluh lantaran trotoar menyempit. Selain itu, keberadaan PKL membuat kawasan sekitar menjadi kumuh.

Kalau nggak salah, pusat pernah nertibkan, coba konfirmasi ke sana

Saat dikonfirmasi, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta, Jupan Royter Tampubolon mengatakan, lokasi yang diduduki PKL merupakan kewenangan kota Jakarta Pusat. Oleh karena itu, Jupan mengaku akan berkoordinasi dengan jajarannya di Jakarta Pusat.

"Coba tanya Kasat Pol PP‎ Pusat (Jakarta Pusat). Kalau nggak salah, pusat pernah nertibkan, coba konfirmasi ke sana," ucapnya singkat, Jumat (11/3).

105 Balita Imunisasi di Pos PIN RW 10 Penjaringan

Sebelumnya diberitakan, sejumlah pengguna jalan‎ kerap mengeluh bila berjalan di trotoar Jl Jaksa tersebut.

Nana (26), pengguna jalan yang melintas, mengaku cukup terganggu dengan keberadaan PKL. Dirinya pun meminta instansi terkait menegakkan aturan tanpa pandang bulu.

"Kalau menegakkan aturan, jangan setengah-setengah. Itu aja kok dari kita sebagai warga Jakarta," pintanya.‎


Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye16248 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11326 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6780 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3653 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1719 personFolmer